Sabtu, 19 November 2016

Mungkinkah Wacana Indonesia Emas 2045

Program 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045 atau Program Generasi Emas Indonesia 2045 yang dikemukakan oleh Mendikbud Muhammad Nuh saat memperingati Hardiknas 2 Mei 2012. Wacana ini diharapkan dapat melahirkan suatu mimpi besar seluruh warga Indonesia dan dapat memberikan kebaikan bagi seluruh rakyat indonesia. Akan tetapi untuk mewujudkannya generasi tersebut harus mampu berprestasi dibandingkan dengan generasi sebelum-sebelumnya, sehingga dapat menjadikan bangsa Indonesia yang besar, maju, java dan bermartabat dibanding dengan negara-negara lainnya.

Tetapi itu semua hanya sebatas wacana-wacana dan sebuah harapan didalam sebuah ruangan pikiran dan harapan. sebenarnya harapan-harapan dan cita-cita pada sebuah pidato, sambutan, seminar dan diskusi yang baik, namun dapat disayangkan karena konsep brilian membangun generasi emas Indonesia hanya untuk para pendengar dan pengikut setia sebuah acara. Kita semua pasti sangat setuju dengan program generasi emas 2045, akan tetapi generas emas yang mana? apakah generasi emas yang berada di pulau jawa? dipulau sumatra? dikalimantan? di sulawesi? atau daerah-daerah lainnya?. Sehingga pemerintah membuat sebuah program K13 atau Kurikulum 2013 dan dalam terapan model ini mencakup semua pembelajaran termasuk pada pendidikan formal maupun non formal, dari PAUD hingga perguruan tinggi.

Bangsa Indonesia butuh generasi emas, Provinsi Papua dan Papua Barat perlu membangun generasi emas, lebih-lebih lagi masyarakat Sentani sangat butuh suatu generasi emas. Generasi emas adalah generasi yang bersemangat, energik, mandiri, multitalenta, memiliki spiritual yang baik dan cerdas. Kita butuh generasi yang punya semangat kebangsaan, dan bisa mengubah tata negara, tata daerah, tata wilayah bahkan tata kampung, hingga kepada tata masyarakatnya, tata adat sekalipun, agar kekurangan-kekurangan yang ada menjadi lebih maju, baik dan benar. Kita mau generasi muda kita ini menjadi penerus dan pemimpin bangsa, daerah, dan kampung mereka masing-masing.

Pada era reformasi, masyarakat Indonesia mulai merubah pandangan hidup mereka. Masyarakat, khususnya para pemuda dan tokoh tokoh mulai dengan ideologi-ideologi nya, dengan ingin mewujudkan Indonesia menjadi lebih baik. Dengan kebebasan pers dan Demokrasi secara Langsung. Yang dimaksudkan bahawa pemimpin yang dipilih secara langsung oleh rakyat. Dengan impian dari rakyat untuk rakyat.Keberhasilan pertama yang didapatkan adalah lengsernya penguasa Orde Baru Presiden Soeharto berserta rezimnya.

Indonesia menuju 2045 sangat lah harus diperhatikan oleh siapapun yang ada di Indonesia saat ini. Ditahun itu lah indonesia akan merayakan 100 tahun kemerdekaan nya. Kemerdekaan yang didapat dengan usaha yang tidak dapat kita balaskan sebagai penerus bangsa. Para pahlawan memberikan seluruh jiwa dan raganya untuk Indonesia agar mendapatkan kemerdekaan nya.

Saat ini, jumlah penduduk Indonesia usia muda lebih banyak dibandingkan dengan usia tua. Usia 0-9 tahun sebesar 45 juta, pada tahun 2045 akan berusia 35-45 tahun dan Usia 10-19 tahun berjumlah 43 juta jiwa, pada tahun 2045 akan berusia 45-54 tahun. Hal inilah yang menjadi background munculnya identitas generasi emas. Jika kita lihat data dari Biro Pusat Statistik (BPS) jumlah usia muda dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Jika pada tahun 2005 usia 15-39 tahun, pada tahun 2005 berjumlah 93.865.303, pada tahun 2010 sudah meningkat menjadi 100.418.626 orang. Bahkan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2035 mendatang berjumlah 305,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 28,6 persen dari tahun 2010 yang sebesar 237,6 juta jiwa. Pada tahun 2010, proporsi penduduk usia produktif adalah sebesar 66,5 persen. Proporsi ini terus meningkat mencapai 68,1 persen pada tahun 2028 sampai tahun 2031. 

Meningkatnya jumlah penduduk usia produktif menyebabkan menurunnya angka ketergantungan, yaitu jumlah penduduk usia tidak produktif yang ditanggung oleh 100 orang penduduk usia produktif dari 50,5 persen pada tahun 2010 menjadi 46,9 persen pada periode 2028-2031. Tetapi angka ketergantungan ini mulai naik kembali menjadi 47,3 persen pada tahun 2035. Mengelola generasi emas akan menjadi tantangan terbesar bangsa Indonesia. Karena populasi usia produktif yang jumlahnya luar biasa tersebut merupakan bonus demografi yang sangat berharga. Namun, sebaliknya bila pengelolaannya tidak baik, kesempatan emas tersebut akan menjadi bencana demografi . 

Indonesia akan menuju sebuah masa dimana kita diberi sebuah kesempatan menjadi bangsa yang mandiri, bangsa yang makmur dan bangsa yang memimpin dunia. Ditahun 2045 ekonomi indonesia akan memasuki sebuah masa dimana Indonesia akan mengatur perekonomian dunia. Ini semua bisa didapat dan bisa direalisasikan, dengan hanya dengan merubah marsyarakat masyarakat yang ada dan mendidik dengan baik dan benar para penerus bangsa.

Akan tetapi kita harus menjunjung tinggi setiap sila yang berada pada pancasila sebagai kesatuan bangsa kita  Itu semua harus dilengkapi dengan pendidikan yang baik dan benar kepada para penerus bangsa, agar Indonesia dapat menjadi sebuah bangsa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa yang adil dan beradab, bangsa yang bersatu, bangsa yang menghadapi sebuah masalah dengan musyawarah, dan bangsa ini menegakkan keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.

Maka  kualitas penduduk di usia produktif nanti akan menjadi penduduk yang memiliki keahlian, serta kualitas kerja yang dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar